Oleh : Azhari
Para dukun, peramal dan tukang sihir adalah musuh Allah dan rasul-Nya,
bisa saja dia pura-pura alim dengan berbagai khurafat dan tahayul sehingga
memberikan kesan baik padahal menyesatkan.
Barangsiapa yang mendatangi
seorang peramal atau dukun lalu mempercayai apa yang ia katakan maka ia telah
kufur kepada apa yang diturunkan kepada Muhammad (HR Ahmad, Abud Dawud,
Tirmizi, Nasa’i, Ibnu Majah dan Hakim).
Barangsiapa mendatangi peramal
dan bertanya sesuatu kepadanya maka shalatnya selama empat puluh malam tidak
akan diterima (HR. Muslim).
Ketika istri atau anaknya sakit ia mendatangi dukun, dukun memberikan kertas
berisi tulisan-tulisan atau jampi-jampi kemudian diludahi oleh dukun tersebut.
la yakin bahwa dukun tersebut mampu menyembuhkannya, padahal dukun tersebut
sesat dan menyesatkan.
Jimat berupa kertas yang berisi tulisan, mereka meyakini mampu
menyembuhkan dan memberikan keberkahan, ada yang menggantungkan dipintu rumah
sebagai tolak bala. Mereka memanggil jin dan meminta mencelakakan seseorang
yang dibencinya (santet). Padahal yang bisa memberikan madharat dan manfaat
hanyalah Allah.
Semua hal diatas adalah kemusyrikan, siapa saja yang mempercayainya
maka ia telah musyrik. Dosa besar bagi mereka yang telah melakukan.
Inilah Akidahku (Hazihi Aqidati)
'Aidh bin Abdullah al-Qarni
0 comments:
Post a Comment