Oleh : Azhari
Rasulullah saw mengatur pasukan dari berbagai arah saat memasuki Mekah,
diantaranya dipimpin oleh Khalid bin Walid, Ali bin Abi Thalib dan Abu Ubaidah
bin Al-Jarrah. Pasukan kaum muslimin tidak boleh memerangi kecuali kaum Quraisy
memerangi mereka.
Rasulullah saw memerintahkan membunuh 6 orang karena kezalimannya
terhadap kaum muslimin; Abdullah bin Sa’ad, Abdullah bin Khathal, Al-Huwairits
bin Nuqaidz, Miqyas bin Shubabah, Sarah, Ikrimah bin Abu Jahal.
Abdullah bin Sa’ad sebelumnya muslim dan penulis wahyu, Abdullah
kemudian murtad dan kembali bergabung bersama kaum Quraisy. Abdullah berlindung
kepada Utsman bin Affan (saudara sesusuannya), Utsman kemudian meminta jaminan
keamananan kepada Rasulullah saw dan beliau memberikan sehingga tidak dibunuh. Abdullah
masuk Islam, kemudian menjadi Gubernur di zaman kekhalifahan Umar dan Utsman.
Abdullah bin Khathal sebelumnya muslim dan menjadi petugas zakat
Rasulullah saw, Abdullah kemudian murtad. Abdullah dibunuh oleh Sa’id bin
Harits dan Abu Barzah Al-Aslami.
Al-Huwairits bin Nuqaidz menusuk hewan yang ditunggangi cucu Rasulullah
saw Fathimah dan Ummu Kultsum sehingga keduanya terjatuh ke tanah. Al-Huwairits
dibunuh oleh Ali bin Abi Thalib.
Miqyas bin Shubabah membunuh salah seorang Anshar dan murtad, kemudian
bergabung dengan kaum Quraisy. Miqyas dibunuh oleh Numailah bin Abdullah.
Sarah adalah wanita mantan budak Bani Abdul Muththalib, dia menyakiti
Rasulullah saw. Sarah menemui Rasulullah saw dan meminta jaminan keamanan,
beliau memberikan jaminan sehingga tidak dibunuh.
Ikrimah bin Abu Jahal pemimpin Quraisy dan sangat menentang dakwah
Rasulullah saw, Ikrimah ketakutan dan kabur ke Yaman. Istrinya Ummu Hakim masuk
Islam dan meminta jaminan keamanan kepada Rasulullah saw, beliau memberikan
jaminan sehingga tidak dibunuh, kemudian hari Ikrimah masuk Islam.
Shafwan bin Umayyah pemimpin Quraisy ketakutan dan kabur ingin bunuh
diri dengan terjun ke laut. Umair bin Wahb menemui Rasulullah saw dan meminta
jaminan keamanan, Rasulullah saw mengabulkan. Umair menyusul Shafwan dan
membujuk untuk pulang menemui Rasulullah saw, Shafwan menemui Rasulullah saw
dan memastikan memperoleh jaminan keamanan, kemudian hari Shafwan masuk Islam.
Rasulullah saw melakukan thawaf, mengambil kunci ka’bah, menghancurkan
dan membuang patung dan gambar didalamnya. Rasulullah saw menyuruh Bilal
mengumandangkan azan.
Saat berdo’a di Shafa Rasulullah saw mendengar perkataan kaum Anshar
bahwa setelah penaklukan Mekah maka Rasulullah saw akan tinggal kembali di
Mekah. Rasulullah saw kemudian bersabda, ‘Aku berlindung kepada Allah.
Kehidupanku adalah kehidupan kalian dan kematianku adalah kematian kalian’
Setelah penaklukan Rasulullah saw menetap di Mekah selama 15 malam,
selama di Mekah Rasulullah saw meng-qashar shalatnya.
Sirah Nabawiyah Ibnu Hisyam
0 comments:
Post a Comment