MAFAHIM ISLAM

MEMAHAMI ISLAM DENGAN MUDAH

Oleh : Azhari

 

Pada saat perang Tabuk terdapat 3 sahabat yang tidak ikut berjihad dan tanpa uzur, mereka adalah Ka’ab bin Malik, Murarah bin Ar-Rabi’ dan Hilal bin Umaiyah. Ketika Rasulullah saw pulang dari Tabuk, Ka’ab ditanya oleh Rasulullah saw kenapa tidak ikut berangkat jihad. Ka’ab menjawab dengan jujur bahwa dia tidak mempunyai uzur untuk berangkat jihad. Kemudian Rasulullah saw bersabda, ‘Adapun orang ini berkata benar. Berdirilah dan pulanglah hingga Allah memberi putusan tentang dirimu’

 

Kemudian Rasulullah saw melarang Para sahabat untuk berbicara kepada Ka’ab, Murarah dan Hilal. Semua orang menjauhi dan tidak mau berbicara dengan mereka. Ka’ab tetap melaksanakan shalat bersama Rasulullah saw, saat Ka’ab shalat beliau melihatnya tapi saat Ka’ab melihat kearah Rasulullah saw beliau memalingkan mukanya.

 

Pada hari ke 40 Rasulullah saw megirim utusan dan memerintahkan ketiga orang itu untuk menjauhi istrinya. Ka’ab berkata kepada istrinya untuk pulang kerumah orang tuanya, hingga menunggu putusan Allah atas perkara ini.

 

Pada hari ke 50 saat Ka’ab melaksanakan shalat subuh, merasa bumi terasa sempit dan dada menjadi sesak, padahal bumi itu luas. Saat shalat subuh Rasulullah saw mengumumkan bahwa Allah telah menerima taubat ketiga orang tersebut. Ka’ab bertanya kepada Rasulullah saw, ‘Apakah kabar gembira ini berasal darimu atau dari Allah’ Rasulullah saw bersabda, ‘Dari Allah’

 Allah menurunkan ayat At-Taubah 117-119,

 

Sesungguhnya Allah telah menerima taubat Nabi, orang-orang muhajirin dan orang-orang anshar yang mengikuti Nabi dalam masa kesulitan, setelah hati segolongan dari mereka hampir berpaling, kemudian Allah menerima taubat mereka, sesungguhnya Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada mereka. Dan terhadap tiga orang yang ditangguhkan (penerimaan taubat) mereka, hingga apabila bumi telah menjadi sempit bagi mereka, padahal bumi itu luas dan jiwa merekapun telah sempit (pula terasa) oleh mereka, serta mereka telah mengetahui bahwa tidak ada tempat lari dari (siksa) Allah, melainkan kepada-Nya saja. Kemudian Allah menerima taubat mereka agar mereka tetap dalam taubatnya. Sesungguhnya Allah-lah Yang maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang. Hai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar.

 

Karena Allah menerima taubat berkat kejujurannya, maka Ka’ab berjanji tidak akan berbicara kecuali dengan perkataan yang benar sepanjang hidupnya. 

 

Sirah Nabawiyah Ibnu Hisyam

0 comments:

AZHARI

AZHARI

Renungan

KEBERANIANKU TIDAK AKAN MEMPERPENDEK UMURKU

KETAKUTANKU TIDAK AKAN MEMPERPANJANG UMURKU

AKU AKAN TERUS BERJUANG SEMAMPUKU

UNTUK KEBENARAN DAN KEADILAN

HINGGA ALLAH MEMANGGILKU PULANG

ALLAHU AKBAR !



free counters

Pernyataan

Silahkan mengutip artikel di blog ini karena hak cipta hanya milik Allah swt.