MAFAHIM ISLAM

MEMAHAMI ISLAM DENGAN MUDAH

Oleh : Azhari

 

Dari Usamah bin Zaid bahwa berkata, ‘Rasulullah mengutus kami ke hurakah Bani Juhainah, maka kami berhadapan dengan mereka didekat mata air mereka diwaktu subuh. Sedangkan aku bersama seorang Anshar bertemu dengan salah seorang dari mereka. Takala kami telah berhasil mengepungnya, dia berteriak, “Laa ilahaillallaah” Sahabat Anshar itupun tidak jadi menyerang, adapun aku tetap menusuknya dengan tombak sampai dia terbunuh. Ketika kami sampai di Madinah, kejadian itu sampai kepada Rasulu!lah’ Maka beliau berkata padaku,

‘Ya Usamah, kamu bunuh dia seteah dia mengucapkan Laa ilahaillallaah’

Maka aku katakan kepada beliau, ‘Ya Rasulullah, dia hanya mencari perlindungan’

Maka Rasulullah kembali berkata, ‘Kamu bunuh dia setelah dia mengucapkan Laa ilahaillallaah?’

Rasulullah terus mengulang-ulang kalimat itu, sampai aku mengangankan andai aku baru maşuk Islam di waktu itu’ (Muttafaqu’alaih).

 

Hal ini merupakan dalil bahwa menghukumi manusia hanya pada zahirnya, adapun yang ada didalam hatinya urusan dia dengan Allah nanti diakhirat. Rasulullah saw menghukumi perkara berdasarkan apa yang tampak.

 

Sehingga bermuamalah dengan orang Iain sesuai dengan yang zahir (tampak), sedangkan yang ada dihatinya urusannya dengan Allah. Kita juga harus membersihkan jiwa dari sifat hasad, syirik dan ragu-ragu.

 

Kitab : Lautan Hikmah dari kisah-kisah nyata dan berharga [Al-Qaulut Tsamin min Qashashi Ibni Utsaimin]

Karangan : Shalahuddin Mahmud as-Sa’id

 

Wallahua’lam, Azhari

0 comments:

AZHARI

AZHARI

Renungan

KEBERANIANKU TIDAK AKAN MEMPERPENDEK UMURKU

KETAKUTANKU TIDAK AKAN MEMPERPANJANG UMURKU

AKU AKAN TERUS BERJUANG SEMAMPUKU

UNTUK KEBENARAN DAN KEADILAN

HINGGA ALLAH MEMANGGILKU PULANG

ALLAHU AKBAR !



free counters

Pernyataan

Silahkan mengutip artikel di blog ini karena hak cipta hanya milik Allah swt.