Oleh : Azhari
Rasulullah saw tidak pernah menetapkan siapa khalifah yang memimpin
kaum muslimin sepeninggal beliau. Saat jenazah Rasulullah saw masih terbaring
terjadi perselisihan siapa yang akan diangkat sebagai khalifah pemimpin kaum
muslimin. Kaum anshar berkumpul di Saqifah Bani Saidah dan memilih Sa’ad bin
Ubadah sebagai khalifah, kaum muhajirin memilih Abu Bakar atau Umar sebagai
khalifah.
Abu Bakar dan Umar mendatangi Saqifah Bani Saidah, Abu Bakar berbicara
dengan tenang dan memegang tangan Umar dan Ubadah bin Al-Jarrah. Abu Bakar
meminta kaum muslimin memilih diantara keduanya yang akan dibai’at sebagai
khalifah. Kemudian terjadi kegaduhan diantara kaum muslimin, lantas Umar
berkata, ‘Hai Abu Bakar, bentangkan tanganmu’ Kemudian kaum muslimin muhajirin
dan anshar membai’at Abu Bakar sebagai khalifah pertama kaum muslimin.
Besoknya Abu Bakar berbicara setelah terpilih sebagai khalifah, ‘Hai
manusia, sungguh aku dipilih untuk memimpin kalian, padahal aku bukan orang
terbaik diantara kalian. Jika aku berbuat baik maka bantulah aku. Jika berbuat
salah maka luruskan aku.. Taatlah kalian kepadaku selagi aku taat kepada Allah
dan rasul-Nya. Jika aku bermaksiat kepada Allah dan rasul-Nya maka kalian tidak
berhak taat kepadaku’
Sirah Nabawiyah Ibnu Hisyam
0 comments:
Post a Comment