Oleh : Azhari
Dari Aisyah berkata, 'Seorang wanita
bersama kedua putrinya masuk menemuiku untuk meminta sesuatu. Akan tetapi aku
hanya mempunyai sebutir kurma, maka kuberikan kurma itu kepadanya. Lantas ia
bagi kurma itu kepada kedua putrinya, sementara ia sendiri tidak memakan kurma
itu sedikitpun. Wanita itupun bangkit kemudian pergi. Setelah itu Nabi masuk
menemuiku dan kuberitahukan kepada beliau kejadian ini’, maka beliau bersabda,
‘Barangsiapa diberi cobaan berupa
anak-anak wanita seperti ini kemudian ia berbuat baik kepada mereka, maka
anak-anak tersebut akan menjadi penghalang baginya dari api neraka’ (Muttafaqun’alaih).
Maksudnya, mereka yang ditakdirkan mempunyai dua anak wanita, kemudian
ia berbuat baik kepada mereka, niscaya mereka akan menjadi penghalang baginya
dari api neraka kelak pada hari kiamat. Allah akan melindunginya dari api
neraka, dari kebaikan yang ia lakukan kepada putri-putrinya.
Dalam hadits ini dijelaskan tentang keutamaan orang yang berlaku baik
kepada anak wanitanya, memberinya harta dan pakaian, menyenangkan perasaannya,
serta memperhatikan perkembangan jiwa mereka.
Juga dipahami bahwa kewajiban mencari nafkah bagi keluarga adalah
laki-laki sebagai kepala keluarga. Sedangkan kewajiban wanita mengurus rumah,
suami dan mengasuh anak-anaknya.
Kitab : Lautan Hikmah dari kisah-kisah nyata dan berharga [Al-Qaulut Tsamin
min Qashashi Ibni Utsaimin]
Karangan : Shalahuddin Mahmud as-Sa’id
0 comments:
Post a Comment