Oleh : Azhari
Penghuni surga memperoleh rumah di surga seperti kerajaan dunia yang
paling besar, bahkan ditambah lagi 10 buah kerajaan. Surga bersifat abadi dan
penghuninya abadi, tidak akan mati, wajahnya selalu muda tidak akan berubah.
Pakaian penghuni surga adalah pakaian sutera halus berwarna hijau, pakaiannya
tidak pernah rusak dan lusuh.
Didalam surga hanya ada rasa cinta sehingga kehidupannya menjadi
tenang, Allah mencabut rasa dengki, dendam dan hasud. Mereka tidak lagi
mengalami sakit, sedih, takut, duka dan gelisah. Tidak buang air kecil atau
besar, sisa makanannya terbuang melalui keringat dan wangi.
Kenikmatan yang diperoleh surga tidak akan terbayangkan, meskipun nama
yang sama tapi berbeda. Dalam surga juga ada buah delima, kurma, dll, tapi
hanya kesamaan nama bukan seperti buah-buahan yang kita bayangkan di dunia.
Dalam surga mengalir sungai warnanya lebih putih dari susu, lebih manis dari
madu dan air khamr yang tidak memabukkan serta airnya bisa diminum. Air sungai
mengalir dibawah lantai surga.
Keluarga yang ta’at kepada Allah akan berkumpul kembali di surga
bersama suami/isteri, anak, cucu dan keturunanya. Mereka mempunyai 72 pelayan.
Bagi wanita/laki-laki yang tidak mempunyai pasangan di dunia, maka akan diberikan
pasangan nanti di surga.
Nikmat terbesar penghuni surga adalah saat melihat wajah Tuhan, mereka
sangat bahagia dengan wajahnya berseri (al-Qiyamah 22-23).
Para sahabat bertanya, ‘Wahai
Rasulullah, apakah kita akan melihat Tuhan kita pada Hari Kiamat?, Rasulullah saw,
‘Apakah kamu berdesak-desakan dalam melihat bulan dimalam purnama tanpa awan?’
‘Tidak’, jawab mereka. Rasulullah saw bertanya lagi, ‘Apakah kamu
berhimpit-himpitan melihat matahari terang tanpa mega?’, Mereka menjawab, ‘Tidak’
Rasulullah saw berkata, ‘Ketahuilah, bahwa kalian akan melihat Tuhan kalian
pada Hari Kiamat’ (HR. Bukhari dan Muslim).
Kitab : Gerbang Kematian (Waja’at sakratul maut bil haq)
Karangan : 'Aidh bin Abdullah al-Qarni
0 comments:
Post a Comment