MAFAHIM ISLAM

MEMAHAMI ISLAM DENGAN MUDAH

Oleh : Azhari

 

Para nabi dan rasul, orang-orang saleh, ulama, raja, rakyat biasa, orang kaya dan miskin, semuanya harus melintasi neraka dengan berjalan diatas shirat yang panjangnya perjalanan selama satu bulan. Shirat ini lebih kecil dari rambut, lebih panas dari bara dan lebih tajam dari pedang. Setiap orang akan melewatinya sesuai amalnya, ada yang selamat masuk surga dan ada yang jatuh masuk neraka.

 

Para sahabat Abu Bakar, Umar dan Ali mereka sangat takut kepada Allah, saat mengingat neraka mereka gemetar dan dadanya bergemuruh. Abdullah bin Umar, Umar bin Abdul Aziz  dan para Ulama salafus-shalih juga mengalami hal yang sama, pingsan saat mengingat neraka.

 

Pada saat shalat duha Aisyah ra berulang sambil menangis berulang-ulang membaca ayat,

 

Maka Allah memberikan karunia kepada kami dan memelihara kami dari azab neraka. Sesungguhnya kami dahulu menyembah-Nya. Sesungguhnya Dia-lah yang melimpahkan kebaikan lagi Maha Penyayang (Ath-Tur 27-28).

 

Neraka mempunyai 7 pintu, penjaganya malaikat Malik. Kedalaman neraka jika dijatuhkan batu maka akan sampai dasar neraka setelah 70 tahun. Orang-orang munafik berada didasar neraka yang paling dalam. Paman Rasulullah saw Abu Thalib berada disisi neraka paling ringan, dibawah kakinya terpasang sandal api hingga otaknya mendidik, itulah siksa neraka paling ringan.

 

Azab neraka sangat dahsyat; tangan dan leher diikat dengan rantai, makanannya pohon zaqqum, minumannya air mendidih dan minyak panas hingga ususnya hancur. Saking dahsyatnya penghuni neraka meminta dimatikan saja oleh Allah,

 

Mereka berseru, ‘Hai Malik biarlah Tuhanmu membunuh kami saja’ Dia menjawab, ‘Kamu akan tetap tinggal (dineraka ini)’ (Az-Zukhruf 77).

 

Penghuni neraka yang masih ada tauhid didadanya tidak kekal dalam neraka, suatu saat mereka dikeluarkan. Begitu yang diyakini oleh ahlus-sunnah wal jama’ah.

 

Setelah penghuni surga memasuki surga dan penduduk neraka memasuki neraka, maka Allah berseru, 'Keluarkanlah dari neraka orang yang dihatinya masih terdapat iman meskipun hanya sekecil biji dzarrah’  Ini merupakan kasih sayang Dzat Yang Maha Pengasih. Lalu keluarlah mereka dari neraka dalam keadaan hangus dan berubah warnanya. Kemudian mereka mandi di sungai kehidupan didekat pintu surga. Setelah itu, mereka masuk surga dengan warna cerah, tertulis dibadan mereka Jahanamiyyun yang dimerdekakan Allah dari neraka (HR. Bukhari dan Muslim).

 

Gambaran diatas sangat mengerikan, untuk itu setiap selesai shalat subuh dan maghrib dianjurkan membaca ‘Allahumma ajirnii minannaar (Ya Allah, selamatkanah aku dari api neraka) (HR Ahmad).

 

Kitab : Gerbang Kematian (Waja’at sakratul maut bil haq)

Karangan : 'Aidh bin Abdullah al-Qarni

0 comments:

AZHARI

AZHARI

Renungan

KEBERANIANKU TIDAK AKAN MEMPERPENDEK UMURKU

KETAKUTANKU TIDAK AKAN MEMPERPANJANG UMURKU

AKU AKAN TERUS BERJUANG SEMAMPUKU

UNTUK KEBENARAN DAN KEADILAN

HINGGA ALLAH MEMANGGILKU PULANG

ALLAHU AKBAR !



free counters

Pernyataan

Silahkan mengutip artikel di blog ini karena hak cipta hanya milik Allah swt.