MAFAHIM ISLAM

MEMAHAMI ISLAM DENGAN MUDAH

Oleh : Azhari

 

Umar bin Abdul Aziz saat menjadi Gubernur (Amir) hidup mewah, memiliki istana, banyak harta, banyak pelayan, makanan dan minuman enak dan bisa memperoleh apapun yang dia inginkan. Saat diangkat sebagai Khalifah pemimpin umat Islam dia meninggalkan semua kemewahan dan kesenangan karena Umar bin Abdul sangat takut saat mengingat malam pertama dikubur.

 

Seminggu setelah menjabat sebagai Khalifah, badannya menjadi kurus, warna kulitnya berubah dan dia hanya memiliki satu baju. Kemudian orang-orang bertanya kepada isterinya, mengapa Umar bin Abdul Aziz berubah drastis seperti itu? Isterinya mengatakan, “Sungguh dia tidak tidur malam hari. Saat berbaring dia gelisah seperti tidur diatas bara api. Dia berkata, ‘Aku telah memegang kendali urusan umat Muhammad saw. Pada hari kiamat, orang-orang miskin, anak-anak yatim dan para janda akan menuntut haknya kepadaku’”

 

Imam Ibnu Ziyad bertanya kepadanya, ‘Wahai Amirul Mukminin, sebelum engkau menjadi khalifah engkau hidup sehat dan bahagia di Mekah, tapi kini kenapa engkau jauh berubah?’

Umar bin Abdul Aziz kemudian menangis dan berkata kepada Ibnu Ziyad, ‘Wahai Ibnu Ziyad, pemandangan apa yang engkau saksikan saat engkau melihatku setelah 3 hari dikubur. Saat pakaianku dilepas dari tubuhku, saat bantalku adalah tanah, saat aku berpisah dari orang-orang yang aku cintai dan saat aku berpisah dari teman dan rekan-rekan sejawat? Demi Allah, engkau akan melihat pemandangan yang buruk. Maka marilah kita memohon amal yang baik kepada Allah’

 

Kuburan adalah salah satu taman surga atau lembah neraka (HR At-Tirmizi).

 

Betapapun tinggi jabatan seseorang, gelar bangsawan dan kekayaan yang melimpah. Dia akan meninggalkan semua kekuasaan, kemewahan dan kesenangannya, kemudian akan dikubur dengan sehelai kain kafan. Para Ulama meratapinya karena membayangkan malam pertama yang mengerikan, sehingga mereka mempersiapkan diri sebaik-baiknya untuk menghadapinya.

 

Renungkanlah lubang sempit yang menakutkan itu, liang lahat, lubang ulat dan serangga. Menurut Mujahid, “Kuburan akan mengatakan, ‘Aku adalah rumah yang menakutkan, aku adalah rumah yang gelap gulita, aku adalah rumah berisi ulat, aku adalah rumah orang yang berpisah dari semua orang yang ia cintai dan aku adalah rumah yang sempit’”

 

Renungkanlah saat dibaringkan ditempat yang sempit, tidak ada yang menemani selain amal saleh, tidak yang memelihara dan yang memberi imbalan kecuali Allah.

 

Kitab : Gerbang Kematian (Waja’at sakratul maut bil haq)

Karangan : 'Aidh bin Abdullah al-Qarni

0 comments:

AZHARI

AZHARI

Renungan

KEBERANIANKU TIDAK AKAN MEMPERPENDEK UMURKU

KETAKUTANKU TIDAK AKAN MEMPERPANJANG UMURKU

AKU AKAN TERUS BERJUANG SEMAMPUKU

UNTUK KEBENARAN DAN KEADILAN

HINGGA ALLAH MEMANGGILKU PULANG

ALLAHU AKBAR !



free counters

Pernyataan

Silahkan mengutip artikel di blog ini karena hak cipta hanya milik Allah swt.