MAFAHIM ISLAM

MEMAHAMI ISLAM DENGAN MUDAH

Oleh : Azhari

 

Mengharapkan Kematian

 

Jika tertimpa musibah atau sakit maka janganlah mengharap kepada Allah untuk mati, seseorang tidak boleh mengharapkan kematian.

 

Janganlah salah seorang dari kamu mengangankan kematian karena bencana yang menimpanya. Bila ia pelaku kebajikan maka mudah-mudahan kebajikannya bertambah dan jika ia suka berbuat kejahatan, semoga ia bertaubat darinya (HR. Bukhari dan Muslim).

 

Mengharapkan kematian tidak dibolehkan karena umur seseorang tidak bertambah atau berkurang tetapi kebaikannya bisa bertambah.

 

Seorang muslim itu umurnya tidak bertambah melainkan kebaikannya (HR. Ahmad).

 

Kecuali jika seseorang yakin akan jatuh kedalam fitnah maka dia boleh meminta kematian kepada Allah.

 

Dikarenakan banyaknya fitnah diakhir zaman, tatkala seorang mukmin melewati kuburan, dia berkata, 'Oh, kalau saja aku yang menempati kuburan ini’ (HR. Bukhari dan Muslim).

 

Tanda Kematian Orang Beriman

 

Seorang mukmin mati dengan keringat dikeningnya dan dalam keadaan tersenyum karena datang kepadanya hal-hal yang menggembirakan.

 

Seorang mukmin itu mati dengan keringat dikening (HR. Tirmizi dan Nasa’i).

 

Talqin

 

Disaat seseorang menghadapi sakratul maka dituntun membaca Laa ilaaha Illallaah Muhammad rasuulullaah. Sebuah kalimat awal seseorang menjadi Islam dan menjadi akhir kehidupannya.

 

Talqinkan orang yang akan mati diantara kamu dengan kalimat Laa ilaaha Illallaah (HR. Muslim).

 

Kitab : Gerbang Kematian (Waja’at sakratul maut bil haq)

Karangan : 'Aidh bin Abdullah al-Qarni

0 comments:

AZHARI

AZHARI

Renungan

KEBERANIANKU TIDAK AKAN MEMPERPENDEK UMURKU

KETAKUTANKU TIDAK AKAN MEMPERPANJANG UMURKU

AKU AKAN TERUS BERJUANG SEMAMPUKU

UNTUK KEBENARAN DAN KEADILAN

HINGGA ALLAH MEMANGGILKU PULANG

ALLAHU AKBAR !



free counters

Pernyataan

Silahkan mengutip artikel di blog ini karena hak cipta hanya milik Allah swt.