MAFAHIM ISLAM

MEMAHAMI ISLAM DENGAN MUDAH

Oleh : Azhari

 

Allah melarang kaum muslimin menyaksikan perayaan kaum kafir, jika menyaksikan saja dilarang apalagi menghadirinya dan ikut gembira bersama mereka.

 

Anas bin Malik ra meriwayatkan suatu saat Rasulullah saw memasuki Madinah dari sebuah perjalanan, saat itu ramai. Rasulullah saw bertanya, ‘Suasana kota ini (kok) ramai, ada apa gerangan?’

Jawab mereka, ‘Kami mengadakan suatu permainan untuk menyambut hari raya jahiliyah’

Kemudian Rasulullah saw bersabda,

 

‘Sesungguhnya Allah telah menggantinya dengan hari raya kurban dan bari raya fitri’ (HR. Abu Dawud).

 

Abdullah bin Amir menjelaskan bahwa kaum muslimin yang bertoleransi dan berpartisipasi dalam perayaan kaum kafir termasuk dosa besar. Karena sesuatu yang dilarang akan mendatangkan konsekuensi siksa atas dosanya.

 

Kitab : Tidak Meniru Golongan Kafir [Iqtidhau ash-shiratil mustaqim mukhalifatu ash-habil jahim]

Karangan : Ibnu Taimiyah

0 comments:

AZHARI

AZHARI

Renungan

KEBERANIANKU TIDAK AKAN MEMPERPENDEK UMURKU

KETAKUTANKU TIDAK AKAN MEMPERPANJANG UMURKU

AKU AKAN TERUS BERJUANG SEMAMPUKU

UNTUK KEBENARAN DAN KEADILAN

HINGGA ALLAH MEMANGGILKU PULANG

ALLAHU AKBAR !



free counters

Pernyataan

Silahkan mengutip artikel di blog ini karena hak cipta hanya milik Allah swt.